CARA MELATIH DISIPLIN PADA ANAK
Mendidik
anak bukanlah suatu hal yang mudah, terutama ketika anak menolak dan tidak
mendengarkan apa yang dikatakan orang tua. Mungkin beberapa dari kamu telah
menemukan situasi ini.
Hal yang
sulit diajarkan kepada anak adalah soal kedisiplinan. Kebanyakan orang tua
melatih kedisiplinan anak dengan memberikan hukuman agar anak tersebut takut
dan menjadi penurut. Ada pula yang melakukan kontak fisik seperti memukul anak
agar menjadi disiplin.
Memukul mungkin dianggap sebagai solusi yang terbaik
dan cepat membuat anak disiplin. Banyak jenis penelitian di luar sana yang
telah menyimpulkan bahwa anak-anak yang telah dipukul lebih sering pada anak
usia lebih rentan terhadap depresi dan rendah diri di masa dewasa nanti. Kekerasan
bukanlah solusi untuk masalah, terutama pada anak-anak.
![]() |
| Disiplin pada Anak |
Ada sepuluh cara melatih disiplin pada anak tanpa
harus memberi hukuman :Memukul mungkin dianggap sebagai solusi yang terbaik
dan cepat membuat anak disiplin. Banyak jenis penelitian di luar sana yang
telah menyimpulkan bahwa anak-anak yang telah dipukul lebih sering pada anak
usia lebih rentan terhadap depresi dan rendah diri di masa dewasa nanti. Kekerasan
bukanlah solusi untuk masalah, terutama pada anak-anak.
1. Mencoba Mengabaikan Anak Saat Merasa
Buruk
Mungkin awalnya sulit bagi kamu untuk mengabaikan
anak terutama saat anak mengalami kesulitan. Tapi jika kesulitan itu dibuat
dari ulahnya sendiri kamu harus berusaha mengabaikan agar dia sadar dengan apa
yang dia lakukan. Jika anak menuntut sesuatu, jangan mudah memberikan. Jika
mereka membuat keributan biarkan mereka menyelesaikannya sendiri. Manfaat untuk
jangka panjang adalah anak akan lebih sadar dan peka terhadap dampak yang
mereka lakukan.
2. Metode Waktu
Jika anak membuat masalah dan tidak disiplin kamu
cukup dengan berbicara tegas dan mengawasi mereka. Sebagaian besar anak akan
mematuhi perkataan orang tua yang menyampaikan dengan tegas bukan marah.
Manfaat dalam jangka panjang adalah anak pada akhirnya akan belajar untuk
tenang dan berperilaku lebih baik. Memberi mereka waktu istirahat juga akan
membuat mereka tahu bahwa perilaku buruk mereka membawa dampak bagi diri mereka
maupun orang lain.
3. Menyingkirkan Barang Kesukaan
Jika anakmu memiliki mainan atau barang mainan
favorit yang sangat mereka sukai, kamu dapat menggunakannya sebagai umpan untuk
membuatnya berperilaku baik. Jika anak menuntut mainan baru? Beri tahu bahwa
mainan favorit mereka akan diambil jika meraka membeli yang baru. Ini akan
berdampak mereka berperilaku lebih baik di masa depan. Manfaat dalam jangka
panjang adalah strategi ini dikatakan sangat efektif dalam mengelola masalah
perilaku pada anak-anak dari segala usia.
4.
Biarkan Anak Menghadapi Konseuensi Tindakan Mereka Sendiri
Seringkali, cara ini dikatakan sebagai cara yang
sangat logis untuk memperbaiki perilaku anak. Biasanya ketika orang tua menyangkal
tentang sesuatu, mereka mungkin tidak mendengarkan. Sebaliknya, membiarkan
mereka melakukan apa pun yang mereka inginkan dan kemudian menghadapi
konsekuensi dari tindakan mereka sendiri, seringkali merupakan cara terbaik
bagi mereka untuk belajar dari kesalahan mereka. Misalnya, jika anak kamu tidak
mau makan, dia akan tahu dampaknya jika dia akan lapar nanti. Manfaat dalam
jangka panjang adalah anak belajar untuk mengambil tanggung jawab atas tindakan
mereka sendiri dalam jangka panjang yang akan membantu mereka membuat pilihan
yang lebih baik di masa depan.
5. Ungkapkan Perasaanmu
Cara ini dipercaya efektif untuk membatu mengatasi
perilaku buruk anak. Ketika anak berperilaku buruk, beri tahu mereka bahwa kamu
kecewa dan kesal dengan perilaku mereka. Membiarkan anak tahu bagaimana
perasaan kamu akan membuat mereka lebih sadar akan tindakan mereka. Manfaat
dalam jangka panjang adalah anak-anak belajar untuk peka terhadap perasaan
orang lain dan belajar mengendalikan tindakan mereka sebagai hasilnya.
6. Berikan Pilihan Pada Anak
Memberikan anak pilihan dan melibatkan mereka dalam
pengambilan keputusan akan membantu mereka untuk berpikir secara logis.
Misalnya, jika anak meminta mainan baru, tanyakan apakah mereka ingin mainan
baru sekarang atau di hari ulang tahun mereka. Beri tahu mereka bahwa jika
mereka memilih untuk membeli mainan sekarang, mereka mungkin tidak mendapatkan
hadiah pada hari ulang tahun mereka. Dengan cara ini, mereka akan dipaksa untuk
membuat keputusan. Manfaat dalam jangka panjang adalah penting bagi anak untuk
memahami bahwa tuntutan mereka tidak akan terpenuhi setiap saat. Mereka belajar
membuat kompromi yang akan sangat membantu bagi mereka di masa depan.
7. Berikan Tugas untuk Anak
Anak sering mencari cara untuk mengalirkan energi
mereka. Ada kemungkinan besar anak mengamuk ketika mereka bosan dan membuat
kegaduhan. Alihkan perhatian mereka dan biarkan mereka menggunakan energi
mereka dengan cara yang lebih produktif seperti membantu kamu membereskan
mainannya. Manfaat dalam jangka panjang adalah anak-anak belajar lebih baik
menggunakan energi kreatif mereka dan belajar menyalurkannya untuk keuntungan
mereka sendiri.
8. Memberi Pengertian
Ketika kamu keluar dengan anak, beri tahu mereka
bagaimana orang lain berpikir tentang anak yang berperilaku buruk ketika keluar
dengan orang tua mereka. Cobalah untuk membuat mereka mengerti bahwa itu sangat
memalukan bagi orang tua jika anak-anak mereka membuat ulah di tempat umum dan
bahwa orang lain tidak menganggap anak-anak seperti itu baik. Manfaat dalam
jangka panjang adalah anak sadar akan orang lain ketika berada di tempat umum
yang dapat mencegah perilaku buruk.
9. Cerminkan Perilaku Mereka
Jika anak mengamuk dan menolak untuk melakukan
sesuatu yang kamu minta, kamu juga bisa menolak untuk melakukan sesuatu untuk
mereka. Contoh jika anak meminta jus favorit mereka, beri tahu mereka bahwa
kamu tidak akan membuat apa pun untuk mereka sampai dan kecuali mereka mengubah
perilaku mereka. Meskipun metode ini cukup aneh, tidak ada salahnya untuk
mencobanya.
10. Hadiahi Perilaku Baik Anak
Membiarkan anak tahu bahwa kamu menghargai perilaku
baik mereka secara tidak sadar akan mengurangi perilaku buruk mereka. Jadi,
penting untuk memberi perhatian pada anak dan memuji tindakan baik mereka.
Manfaat dalam jangka panjang adalah anak pada akhirnya akan belajar perbedaan
antara perilaku baik dan buruk dan mungkin belajar berperilaku baik.

Komentar
Posting Komentar